Aktivitas Membantu Lansia Merdeka dari Demensia

#Health
Demensia adalah istilah kondisi hilangnya fungsi mental dalam tingkat yang parah. Demensia bukan penyakit, tetapi gejala yang menunjukkan penyakit lainnya. Ada dua kategori utama penyakit yang menunjukkan gejala demensia, yaitu alzheimer dan non-alzheimer.
 
Pada lansia penderita demensia yang disebabkan oleh alzheimer, gejala yang ditunjukkan adalah kehilangan ingatan, ditambah gangguan fungsi otak lainnya seperti menurunnya kemampuan berkomunikasi baik secara lisan maupun tulisan. Sementara itu gangguan demensia lainnya disebabkan oleh penurunan fungsi otak bagian frontotemporal lobar yang ditunjukkan dengan gejala-gejala seperti perubahan sikap dan kepribadian, kurangnya emosi serta menjadi lebih apatis. Macam-macam demensia non-alzheimer diantaranya adalah demensia lewy-body, demensia karena parkinson, serta demensia vaskular. Beberapa jenis demensia disebabkan oleh hal-hal di luar kendali. Tetapi ada beberapa hal yang dapat Caring People lakukan untuk meminimalisir risiko demensia pada lansia:

1. Buat lansia berhenti merokok
Penelitian BMC Geriatry menunjukkan bahwa merokok dapat meningkatkan risiko demensia, terutama pada lansia berusia 65 tahun atau lebih. Merokok mempengaruhi sirkulasi darah di seluruh tubuh, termasuk pembuluh darah di otak.

2. Ajak lansia berolahraga
Aktivitas fisik yang teratur dapat membantu mengurangi risiko demensia. Latihan aerobik dapat memperlambat kerusakan jaringan di hippocampus, bagian otak yang mengontrol memori. Jika lansia memiliki kondisi kesehatan yang serius, bicarakan dengan dokter sebelum memulai olahraga baru. Setelah berkonsultasi, mulailah dari olahraga ringan dengan durasi singkat, misalnya jalan pagi setiap 30 menit untuk lansia yang masih dapat bergerak, atau peregangan untuk lansia dengan kondisi berbaring

3. Asah otak bersama lansia
Buat pikiran lansia terus aktif dengan bermain asah otak untuk mengurangi risiko demensia. Beberapa aktivitas yang dapat dilakukan lansia misalnya bermain puzzle, membaca buku, bermain alat musik atau mempelajari bahasa asing.

4. Berikan lansia Popok Dewasa Confidence
Kemampuan tubuh lansia mengontrol otot kandung kemih biasanya sudah menurun seiring bertambahnya usia. Agar lansia dapat terus beraktivitas tanpa terganggu, berikan lansia popok dewasa Confidence yang sesuai dengan kebutuhan lansia. Untuk lansia yang masih aktif bergerak, berikan lansia Confidence Adult Pants Men & Women yang memiliki desain Slim & Fit yang nyaman digunakan serasa pakai celana dalam biasa serta Flexible Move Tech yang memudahkan lansia bebas bergerak karena bentuk celana yang mengikuti bentuk tubuh penggunanya. Letak penyerapan urine yang disesuaikan di tempat yang paling dibutuhkan pria dan wanita serta dilengkapi sirkulasi udara yang membantu agar popok tetap kering saat beraktivitas.
 
Untuk lansia yang sudah mengalami perawatan tirah baring (bedridden) berikan lansia 2 popok Confidence Classic Day di siang hari dan 1 popok Confidence Classic Night di malam hari. Popok tipe perekat ini melindungi lansia sepanjang hari dengan kemampuan menyerap hingga 4x daya serap untuk Confidence Classic Day serta 6x daya serap untuk Confidence Classic Night. Dengan Frontal Tape dan Resealable Tape membuat perekat pada Confidence Classic Day & Night dapat merekat erat dan dapat dilepas pasang berulang kali. Selain itu, Confidence Classic Night juga mengandung ekstrak Aloe vera yang menyejukkan dan melindungi kulit lansia dari iritasi serta side leak guards yaitu perlindungan ganda dari kebocoran sehingga bebas bocor dan membuat istirahat nyenyak semalaman.
 

Temukan produk yang tepat untuk Anda
dan dapatkan Free Sample nya

Tanya via WhatsApp